Kemana perginya sang pujangga yang diterpa cinta?
keheningan semakin merasuk ketika ku menunggu rajutan kata-katanya
yang dapat membangunkan malam
(Ozzan)
Disini kutitipkan kata-kata. Tuk ditanam di tanah aksara.
Agar menjadi perekah jiwa, yang mulai lunglai terkapar lara.
No comments:
Post a Comment