Bunga hatiku mekar seketika, saat wangi tubuhmu merasuk kalbuku. Tak mampu ku menahan buaian. Hingga rela jiwa terlepas, agar ku dapat selalu didekatmu.
(Adjie)
Disini kutitipkan kata-kata. Tuk ditanam di tanah aksara.
Agar menjadi perekah jiwa, yang mulai lunglai terkapar lara.
No comments:
Post a Comment