Adakah kau pelepas dahaga rinduku?
Mengapa tak kau sapa saja kicau burung pagi?
Jangan kau malu utarakan isi hatimu.
Ku berjanji kan selalu ada untukmu.
(Adjie)
Disini kutitipkan kata-kata. Tuk ditanam di tanah aksara.
Agar menjadi perekah jiwa, yang mulai lunglai terkapar lara.
No comments:
Post a Comment