Seraut wajah terbitkan sebongkah gejolak asmara,
kasih jangan kau palingkan indahnya cintamu,
hati & raga yang gelisah
menanti datangnya segala rona & gejolak asmara.
(Beny)
Disini kutitipkan kata-kata. Tuk ditanam di tanah aksara.
Agar menjadi perekah jiwa, yang mulai lunglai terkapar lara.