Ketikaku kembali,
di luar sana hujan mengusik memainkan nada.
Namun tak juga bisa kulantunkan lagu lalu,
karena kau adalah tak kan...
(Amie)
Disini kutitipkan kata-kata. Tuk ditanam di tanah aksara.
Agar menjadi perekah jiwa, yang mulai lunglai terkapar lara.