Bukannya aku tak mau mengungkapkan isi hatiku,
coba kau dengar dengan hatimu,
maka disetiap nafasku ada namamu
(Ozzan)
Disini kutitipkan kata-kata. Tuk ditanam di tanah aksara.
Agar menjadi perekah jiwa, yang mulai lunglai terkapar lara.
No comments:
Post a Comment