Apa kabar malam.
Yang tak jenuh temani kembara cahaya.
Kenapa tidak lekas lari saja ke balik jingga.
Bukankah kau cukup anggun utk bersaksi atas terbelahnya mimpi.
(Amie)
Disini kutitipkan kata-kata. Tuk ditanam di tanah aksara.
Agar menjadi perekah jiwa, yang mulai lunglai terkapar lara.
No comments:
Post a Comment