O asmara,
kau dengungkan nada cinta lewat suara kekasih membuatku terpana.
Terbawa ombak mesra bersama seluruh hasrat meminta
(Ozzan)
Disini kutitipkan kata-kata. Tuk ditanam di tanah aksara.
Agar menjadi perekah jiwa, yang mulai lunglai terkapar lara.