Malam,
Kau kembali menyapa sepiku.
Asaku belum beranjak dari keheningan yang engkau tawarkan.
Jangan lagi kau pergi,
karena desahan anginmu membutaku berlinang kehampaan.
Malam...
Aku mencintaimu
(Beny)
Disini kutitipkan kata-kata. Tuk ditanam di tanah aksara.
Agar menjadi perekah jiwa, yang mulai lunglai terkapar lara.
No comments:
Post a Comment